Laporan Dewan Komisaris

“Dewan Komisaris mendukung dan membimbing Direksi dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan Perseroan serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan prinsip tata kelola yang baik.”

Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang terhormat,

Atas nama Dewan Komisaris, saya menyampaikan laporan pengawasan dan penilaian terhadap kinerja PT Intiland Development Tbk sepanjang tahun buku 2025. Laporan ini mencakup pertanggungjawaban, penilaian atas pencapaian kinerja, pandangan terhadap kondisi eksternal, implementasi strategi, praktik tata kelola, serta arahan terhadap prospek dan tantangan usaha di masa depan.

Segenap Dewan Komisaris menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Bapak Hendro S. Gondokusumo pada 13 Maret 2025. Beliau merupakan pendiri sekaligus tokoh sentral dalam perjalanan Perseroan. Dedikasi dan kontribusi Beliau terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan Perseroan.

Dewan Komisaris menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan selama ini untuk kemajuan perusahaan.

PANDANGAN TERHADAP KONDISI EKSTERNAL

Kami mencermati perkembangan situasi dan kondisi sepanjang tahun 2025 masih penuh tantangan dan memunculkan ketidakpastian. Meskipun fundamental perekonomian Indonesia cukup kokoh dengan pertumbuhan yang stabil, namun tingkat risiko usaha mengalami eskalasi akibat perubahan stabilitas di tingkat regional dan dunia. Eskalasi keamanan yang terjadi di kawasan Timur Tengah berpotensi memberikan dampak negatif terhadap stabilitas kawasan, terjadinya defisit energi, serta terganggunya rantai pasok secara global.

Kami mencermati perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang stabil dengan tingkat pertumbuhan sebesar 5,11% (yoy) di tahun 2025. Pencapaian ini lebih ditopang oleh konsumsi domestik yang masih kuat, meningkatnya investasi, serta belanja pemerintah yang cukup ekspansif. Angka pertumbuhan ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan perekonomian tertinggi di kawasan regional.

Pemerintah juga berhasil menjaga tingkat inflasi sebesar 2,92% (yoy) yang mencerminkan keberhasilan kebijakan moneter dan fiskal dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Stabilitas makroekonomi ini mendorong meningkatnya kepercayaan investor dan pelaku usaha pasca periode transisi politik nasional pada tahun sebelumnya.

Kami percaya fundamental perekonomian nasional masih cukup kukuh untuk membendung dampak negatif yang timbul akibat dinamika yang terjadi di luar negeri. Perekonomian nasional masih memiliki ruang untuk menciptakan pertumbuhan dengan mengandalkan konsumsi dalam negeri, pertumbuhan investasi, serta peningkatan nilai ekspor terutama dari sektor komoditas, meskipun di tengah risiko melambungnya harga minyak dunia. Selain itu, stabilitas politik dan keamanan, serta pertumbuhan investasi menjadi salah satu faktor penting dalam menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan diri para pelaku usaha maupun masyarakat.

TINJAUAN INDUSTRI PROPERTI

Di tengah pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional, kami menilai industri properti masih menghadapi sejumlah tantangan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal maupun perubahan yang terjadi pasar. Secara umum, industri properti di tahun 2025 menunjukkan tren konsolidasi ke arah pemulihan yang cukup solid, namun terdapat ketimpangan pertumbuhan antar sub-sektor. Perumahan masih sebagai sub-sektor properti yang menjadi pendorong utama pertumbuhan. Tren positif ini ditopang oleh masih tingginya kebutuhan hunian masyarakat dengan angka backlog yang berada pada kisaran 12–13 juta unit rumah. Faktor penting berikutnya adalah dukungan pemerintah untuk memperpanjang kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100% hingga akhir 2025. Stimulus kebijakan ini semakin diperkuat dengan program pemerintah untuk membangun tiga juta rumah.

Kami mencermati sub-sektor kawasan industri turut mencatatkan pertumbuhan positif seiring dengan meningkatnya investasi strategis, termasuk relokasi industri global ke Indonesia. Rencana strategis pemerintah untuk mengembangkan kawasan industri baru secara ekspansif juga menjadi bagian dari upaya mengejar pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dan meningkatkan Produk Domestik Bruto industri non-migas hingga 8,58% pada tahun 2029.

Pencapaian positif di kedua sub-sektor properti tersebut, pada kenyataannya belum terjadi pada sub-sektor properti lainnya, seperti apartemen dan perkantoran. Pasar hunian apartemen masih relatif lesu dan belum kembali geliat dan mengalami pemulihan. Tingkat permintaan terhadap unit-unit apartemen masih sangat rendah, terutama disebabkan perubahan pola belanja dan investasi, preferensi masyarakat, serta jumlah pasokan unit yang relatif tinggi. Namun aspek yang lain, Kami juga mencermati adanya pergeseran positif terkait preferensi konsumen yang semakin mengarah pada hunian yang berkelanjutan serta terintegrasi dengan fasilitas pendukung.

PENILAIAN TERHADAP KINERJA DIREKSI DAN EVALUASI STRATEGI

Dewan Komisaris berpandangan bahwa Direksi telah menunjukkan kinerja yang baik dalam mengelola Perseroan di tahun 2025. Di tengah dinamika industri yang memiliki ruang untuk berkembang serta berbagai tantangan baru yang harus dihadapi, Direksi mampu secara jernih menetapkan dan menjalankan kebijakan dan strategi prioritas untuk menjaga pertumbuhan usaha secara jangka panjang. Arah perkembangan usaha Perseroan untuk jangka pendek maupun jangka panjang berada pada jalur yang benar. Direksi menetapkan sejumlah kebijakan dan strategi yang tepat dalam rangka memastikan operasional perusahaan dan pertumbuhan usaha dapat dicapai secara lebih substansial.

Kami menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kontribusi Direksi dalam menjaga kinerja usaha, pengelolaan aspek risiko, dan tata kelola, serta menegaskan totalitas dalam menjaga kepercayaan pemegang saham dan pemangku kepentingan Perseroan.

Kebijakan dan strategi Direksi dalam mempertahankan kinerja penjualan patut mendapat apresiasi. Di tengah kondisi sektor properti yang belum pulih dan masih melemahnya minat beli konsumen, Perseroan berhasil menjaga kinerja penjualan dengan perolehan marketing sales sebesar Rp1,61 triliun. Meskipun pencapaian tersebut baru mencapai 80,4% dari target, jumlahnya relatif stabil dibandingkan marketing sales tahun 2024 sebesar Rp1,64 triliun. Keputusan Direksi untuk mempertahankan fokus penjualan di segmen kawasan perumahan dan kawasan industri menjadi langkah efektif dalam menjaga kinerja penjualan.

Pada aspek keuangan, Direksi berhasil dalam menjaga kinerja pendapatan usaha. Di tahun 2025, Perseroan membukukan pendapatan usaha Rp2,46 triliun, atau tercapai sebesar 97,2% dari target senilai Rp2,53 triliun. Pencapaian tersebut cukup stabil dibandingkan pendapatan usaha tahun 2024 sebesar Rp2,55 triliun. Belum tercapainya target pendapatan usaha terutama disebabkan masih rendahnya pengakuan penjualan dari segmen mixed used & high rise, terutama dari produk properti apartemen.

Kami juga mencermati adanya tekanan pada kinerja profitabilitas di tahun 2025. Meskipun Perseroan mencatatkan kenaikan laba usaha sebesar 48% menjadi Rp672,24 miliar (yoy), namun laba tahun berjalan menurun 32,3% menjadi Rp178,56 miliar dibandingkan tahun 2024 senilai Rp263,85 miliar. Kendati demikian, Perseroan berhasil mencapai target laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp64,26 miliar, atau 110,8% dari target sebesar Rp58 miliar. Apabila dibandingkan pencapaian tahun 2024, jumlah tersebut turun 63,2%.

Catatan penting lainnya adalah kecakapan Direksi dalam menjaga rasio-rasio keuangan untuk menciptakan struktur keuangan Perseroan yang semakin sehat. Di tahun 2025, hampir semua rasio-rasio keuangan membaik dibandingkan tahun 2024. Perseroan juga berhasil menurunkan jumlah utang sebesar 25% (yoy) menjadi Rp3,08 triliun, dibandingkan Rp4,11 triliun di tahun 2024. Tren positif ini selaras dengan strategi penurunan utang (deleveraging) yang menjadi salah satu strategi prioritas yang ditempuh Direksi.

PEMANTAUAN TERHADAP PERUMUSAN DAN IMPLEMENTASI STRATEGI

Dewan Komisaris berpandangan bahwa Direksi telah menjalankan kebijakan dan strategi secara efektif dan mampu memberikan kepastian bagi operasional dan kelangsungan perusahaan. Kami percaya Direksi memiliki kapabilitas dan kemampuan dalam memanfaatkan peluang, menghadapi tantangan, mengoptimalkan sumber daya, dan membawa Perusahaan menuju kesuksesan. Hasil pencapaian kinerja tahun 2025, mencerminkan efektivitas kebijakan dan strategi yang dijalankan Direksi dalam menjaga keseimbangan antara mengejar pertumbuhan usaha dan pengelolaan risiko secara hati-hati.

Dewan Komisaris secara pro-aktif menjalankan fungsi pengawasan terhadap perumusan dan implementasi strategi yang dijalankan oleh Direksi sepanjang tahun 2025. Berdasarkan hasil evaluasi, kebijakan dan strategi yang ditempuh Perseroan sepanjang tahun 2025 dinilai adaptif dan relevan dengan perkembangan dan perubahan kondisi pasar. Dewan Komisaris memberikan dukungan atas langkah-langkah penting yang dijalankan Direksi dengan tetap menekankan pentingnya penerapan prinsip kehati-hatian, pengelolaan risiko yang terukur, serta disiplin dalam pengelolaan keuangan.

PANDANGAN ATAS IMPLEMENTASI TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK DAN EVALUASI KINERJA KOMITE

Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi dengan dukungan Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi. Dengan didukung akses terhadap informasi yang komprehensif, proses evaluasi dilakukan melalui rapat internal Dewan Komisaris serta rapat gabungan bersama Direksi, serta hasil penilaian mandiri (self-assessment) yang dijalankan.

Berdasarkan pemantauan dan hasil evaluasi tersebut, Dewan Komisaris dibantu Komite Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi, menilai bahwa Perseroan telah menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik sepanjang tahun 2025 secara konsisten, yang mencakup aspek keuangan, sistem pengendalian internal, fungsi audit, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku telah dilaksanakan secara efektif.

Dewan Komisaris menyelenggarakan sebanyak enam (enam) Rapat Internal, yang sebagian dihadiri oleh Komite Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi dengan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris mencapai 100%. Dewan Komisaris juga menyelenggarakan Rapat Gabungan bersama Direksi sebanyak 10 (sepuluh) kali dengan tingkat kehadiran rata-rata mencapai 100%. Penyelenggaraan Rapat Gabungan bertujuan untuk mengoordinasikan dan membahas laporan serta kinerja Direksi secara berkala, prospek dan kondisi usaha ke depan, kebijakan Pemerintah yang berpotensi memengaruhi kinerja Perseroan, serta isu-isu strategis lainnya yang memerlukan pembahasan kolektif. Dalam forum Rapat Gabungan tersebut, Dewan Komisaris telah menyampaikan arahan dan nasihat kepada Direksi terkait hal-hal penting yang perlu menjadi fokus perhatian, prioritas, dan tindak lanjut oleh Direksi.

Dewan Komisaris juga memberikan penilaian terhadap kinerja Komite Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi yang sudah menjalankan peran dan tanggung jawabnya dengan efektif di tahun 2025. Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas kinerja kedua komite tersebut yang secara berkala telah melaporkan aspek risiko, kontrol internal, dan strategi pengembangan sumber daya manusia.

Berdasarkan evaluasi terhadap hasil penilaian mandiri, Dewan Komisaris berpandangan bahwa masing-masing anggota komite telah menjalankan tugas dengan baik, memahami peran dan tanggung jawabnya secara efektif sesuai peraturan dan piagam perusahaan. Dewan Komisaris akan terus mendorong penguatan tata kelola perusahaan, khususnya dalam aspek transparansi, penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan, implementasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung proses bisnis dan pengambilan keputusan.

PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS

Di tahun 2025 terdapat perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan seiring dengan telah berakhirnya periode masa jabatan anggota Dewan Komisaris pada periode sebelumnya. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang diselenggarakan pada 28 Mei 2025, komposisi Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari empat anggota meliputi Komisaris Utama dan Komisaris Independen, Wakil Komisaris Utama, dan dua Komisaris Independen. Keempat anggota Dewan Komisaris Perseroan meliputi Bapak Dr. Sofyan A. Djalil SH, MA, selaku Komisaris Utama dan Komisaris Independen, Bapak Sinarto Dharmawan selaku Wakil Komisaris Utama, Bapak Friso Palilingan dan Bapak Alexander S. Rusli masing-masing selaku Komisaris Independen.

Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Ping Handayani Hanli, Bapak Thio Gwan Po Micky, dan Bapak Jahja Asikin atas pengabdian dan kontribusi yang luar biasa selama bertugas sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan.

Berdasarkan perubahan tersebut, Perseroan memiliki 3 (tiga) Komisaris Independen atau mewakili 75% dari seluruh anggota Dewan Komisaris, sehingga memenuhi persyaratan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris pada tahun 2025 tetap mencerminkan keseimbangan antara kompetensi, pengalaman, dan independensi. Keberagaman latar belakang anggota Dewan Komisaris menjadi faktor penting dalam memperkaya perspektif strategis dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.

PANDANGAN TERHADAP PROSPEK USAHA JANGKA PANJANG

Dewan Komisaris memandang bahwa prospek usaha Perseroan ke depan tetap solid positif, didukung oleh fundamental ekonomi nasional yang kuat serta peluang pertumbuhan di sektor properti. Terjadinya eskalasi situasi keamanan global perlu mendapatkan atensi serius terutama mengukur potensi dampak yang terjadi dan mempengaruhi stabilitas dalam negeri, serta kelangsungan operasional perusahaan.

Kami mencermati tingkat permintaan terhadap hunian masih cukup tinggi termasuk potensi pertumbuhan di sektor kawasan industri akan menjadi salah satu faktor utama yang dapat menopang kinerja usaha. Namun demikian, Perseroan perlu untuk mewaspadai berbagai risiko-risiko eksternal, dinamika suku bunga, serta perubahan preferensi pasar properti. Kami memberikan dukungan kepada Direksi atas kebijakan, strategi, dan target yang lebih realistis, dengan mempertimbangkan risiko dan sumber daya yang dimiliki. Dewan Komisaris mendorong Direksi untuk terus memperkuat strategi bisnis melalui inovasi produk, peningkatan efisiensi operasional, serta integrasi prinsip keberlanjutan dalam setiap pengembangan usaha.

APRESIASI

Atas nama Dewan Komisaris, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kerja keras Direksi beserta seluruh karyawan, anggota Komite Penunjang, pelanggan, mitra, pemegang saham, dan semua pemangku kepentingan atas kontribusi dan dukungan yang diberikan sepanjang tahun 2025.

Dengan komitmen yang kuat, strategi yang tepat, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik, Dewan Komisaris meyakini bahwa Perseroan akan mampu terus tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

 

DR. Sofyan A. Djalil

Komisaris Utama dan Komisaris Independen